10 February 2012

Penyakit Kaki Gajah (Filariasis atau Elephantiasis)

Penyakit Kaki Gajah (Filariasis atau Elephantiasis) masuk dalam kategori penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi cacing Filaria yang ditularkan oleh 23 spesies nyamuk dari genus Anopheles, Mansonia, Aedes & Armigeres, baik yang berada di lingkungan rumah, tanaman air, saluran air, hutan (bakau), rawa-rawa dan juga sawah sehingga Filariasis dapat menular dengan sangat cepat. Nyamuk yang menghisap darah (yang terinfeksi dan mengandung larva mikrofilaria) dari orang yang telah terjangkit penyakit tersebut akan menularkan pada orang lain apabila nyamuk yang terinfeksi menggigit atau menghisap darah orang yang masih sehat tersebut.


erbeda dengan penyakit demam berdarah dan malaria yang dapat menyebabkan kematian dalam jangka waktu yang relatif cepat apabila terlambat ditangani, penyakit kaki gajah bersifat menahun (kronis) dimana perkembangannya baru dapat dirasakan setelah jangka waktu cukup lama. Apabila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran pada kaki, lengan dan alat kelamin baik laki-laki maupun perempuan. Meskipun tidak menyebabkan kematian secara langsung namun penyakit ini dapat “membunuh secara perlahan” bagi penderitanya, mengapa demikian?
Pembesaran yang terjadi pada bagian tubuh tersebut dapat menimbulkan rasa malu atau rendah diri bagi penderitanya karena bentuknya yang tidak proporsional (besar seperti kaki gajah) serta mengganggu aktifitas sehari-hari karena keterbatasan dalam bergerak.

Gejala dan tanda Filariasis
Demam berulang-ulang 1 – 2 kali atau lebih setiap bulan selama 3-5 hari terutama bila melakukan pekerjaan yang berat. Demam dapat hilang atau sembuh sendiri bila penderita cukup istirahat dan bahkan tanpa meminum obat.
Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa ada luka) didaerah lipatan paha, ketiak (lymphadenitis) yang tampak kemerahan, panas dan sakit
Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal kaki atau pangkal lengan kearah ujung (retrograde lymphangitis)
Filarial abses akibat seringnya menderita pembengkakan kelenjar getah bening, dapat pecah dan mengeluarkan nanah serta darah
Pembesaran tungkai, lengan, buah dada, buah zakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas (early lymphodema)

Sedangkan gejala kronis dari penyakit kaki gajah yaitu berupa pembesaran yang menetap (elephantiasis) pada tungkai, lengan, buah dada, buah zakar (elephantiasis skroti).
info lengkapnya baca : http://www.pondokinfo.com
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

No comments:

Post a Comment